beritadunesia-logo

Burayot

Burayot berasal dari kata dasar gayot, ngagayot yang berarti menggelantung atau menggayut. Burayot untuk konteks masyarakat kampung, tentunya masih jadi kuliner yang murah-meriah dan gampang dibuat. Hanya berbekal gula kawung, tepung beras, minyak goreng, dan sedikit santan. Warga kampung sudah bisa mengolah, menghidangkan dan menyantapnya rame-rame.



Adonan dibentuk bulat pipih, mirip martabak telor tapi tidak terlalu tipis, lalu digoreng. Nah pada saat digoreng itu adonan akan menggelembung. Lalu, ujung atas gelembungnya di tusuk dengan bilah bambu runcing dan ditarik. Jadinya ini yang dimaksud dengan kue ngglayut. Makanan ini sangat nikmat bila dinikmati selagi panas.